Penyakit Kulit Herpes Pada Bayi

Penyakit Kulit Herpes Pada Bayi – Pada beberapa kasus, penyakit kulit herpes ditandai dengan gambaran radiologis pneumonia interstisial. Penyakit kulit herpes dapat melibatkan kulit, mulut atau mata. Seperti pada penyakit diseminata, biasanya nampak pada sekitar 9-11 hari. Vesikel dapat diamati pada bagian yang menonjol, verteks atau bokong (breech).

Penyakit Kulit Herpes Pada Bayi

Penyakit Kulit Herpes Pada Bayi

Gambar : Penyakit kulit herpes pada bayi

Jika ada tanda-tanda pada mata dapat masuk keratokonjungtivitis. Jika tidak dikenali dan diobati dengan segera penyakit kulit dapat berkembang menjadi penyakit diseminata. Bentuk ensefalitis herpes neonatus cenderung terjadi pada usia akhir minggu ke-2 dan ke-3. Manisfetasi dapat berupa lesu, iritabilitas dan kejang-kejang, seringkali tanpa adanya lesi kulit.

Penyakit Kulit Herpes Pada Bayi selain penularan intrapartum, herpes neonatus dapat tersebar pada beberapa hari pertama pascalahir. Dalam hal ini, virus penyakit kulit herpes biasanya adalah HSV-1. Sumbernya adalah pengasuh atau kerabat dengan herpes oral yang menularkan infeksi melalui kontak langsung dengan bayi, misalnya mencium bayi pada muka atua jari kaki. Konsekuensinya sama dnegan yang telah dijelaskan pada infeksi intrapratum.

Pengobatan penyakit kulit herpes pada bayi

Asiklovir sangat manjur dalam mengobati infeksi ini. Obat ini secara selektif diaktivasi oleh timidin kinase HSV menjadi turunan yang terfosforilasi yang selanjutnya berperan sebagai penghambat sintesis DNA virus. Pada neonatus yang terinfeksi tanpa bukti adanya penyakit CNS. Beberapa ahli secara rutin megobati semua bentuk herpes paling tidak 21 hari. Setelah pengobatan berhasil dengan pemberian aisklovir pada beberapa bayi terdapat vesikel kulit yang berulang, lesi herpes ini biasanya bukan karena resisten terhadap asiklovir namun kemungkinan karena menurunnya imunitas spesifik HSV setelah terapi asiklovir.

Umumnya penyakit kulit herpes yang terjadi pada bayi dapat ditularkan dan diturunkan dari sang ibu penderita herpes. Ketika bayi dalam kandungan terpapar oleh virus herpes yang dibawa sang ibu. Dari beberapa survei 601 bayi yang dilahirkan oleh wanita yang mendapatkan pengobatan asiklovir selama kehamilan. Walaupun wanita hamil diberi terapi asiklovir supresif, biakan virus harus diambil dari ibu dan bayi pascalahir.

Namun, ada beberapa hal yang harus diwaspadai dari Penyakit Kulit Herpes Pada Bayi adalah ketika mendapati bayi tertular penyakit kulit herpes genitalis yang berpotensi menyebabkan kematian pada bayi yang terinfeksi. Bila seorang perempuan mempunyai penyakit kulit herpes kelamin aktif disaat melahirkan maka dianjurkan melahirkan dengan bedah caesar.

Dibawah ini ada komplikasi yang terjadi akibat dari penyakit kulit herpes pada bayi yakni :

Herpes Varicella
Biasanya pada anak yang mengalami imunokompeten, dan biasanya akan dijumpai pada penyakit herpes varicella yang sifatnya ringan sehingga jarang ditemukan suatu komplikasi. Namun dibawah ini ada beberapa jenis komplikasi yang muncul adalah :

  1. Infeksi sekunder yang muncul pada kulit yang penyebabnya adalah bakteri.
  2. Scar yang berhubungan dengan adanya infeksi dari staphylococcus atau juga streptococcus yang berasal dari garukan.
  3. Pneumonia yang akan muncul pada anak-anak yang usianya lebih tua dibandingkan orang dewasa
  4. Neurologik
  5. Enchephalitis
  6. Herpes zooster, lanjutan dari penyakit herpes varicella
  7. Dan reye syndrome

Sedangkan komplikasi yang muncul dari penyakit herpes zooster adalah :

  1. Infeksi sekunder yang terjadi pada kulit yang biasanya disebabkan karena bakteri
  2. Posphertic neuralgia (PHN)
    Kejadiannya biasanya akan mengalami peningkatan dengan usia yang semakin bertambah dimana kurang lebih 50% terjadi pada penderita PHN yang usianya lebih dari 60 tahun dan PHN biasanya akan jarang terjadi pada anak-anak.
  3. Pada daerah ophthalmic akan terjadi suatu keratitis, episcleritis, iritis, papillitis, dan juga kerusakan yang terjadi pada saraf.
  4. Herpes cooster yang dseiminata yang bisa mengenai pada organ tubuh misalnya adalah seperti otak, paru, serta bagian orang tubuh lainnya yang bisa berakibat sangat fatal.
  5. Meningoenchepalitis
  6. Motor paresis
  7. Bentuk scar

Penncegahan penyakit herpes kulit pada bayi bisa dilaukan dengan cara memberikan imunisasi pasir. Oenggunaan dari VZIG (Varicella Zooster Immunoglobulin) dan dalam pemberiannya biasanya digunakan untuk 3 hari kurang dari 96 jam setelah terpajan VZV, pada anak-anak biasanya imunokompeten akan terbukti bisa mencegah munculnya varicella sedangkan pada anak-anak, imunokompromis pemberian dari VZIG bisa meringankan munculnya gejala varicella.

VZIG bisa diberikan pada anak-anak yang usianya kurang dari 15 tahun yang belum pernah mengalami varicella atau juga penyakit herpes zooster. Setelah usia pubertas lebih dari 15 tahun yang belum pernah mengalami herpes varicella atau cacar air sebelumnya atau juga herpes zooster maka tidak  mempunyai antibodi pada VZV. Bayi yang biasanyabaru loahir, dimana ibunya mengalami masalah varicella dalam kurun waktu sekitar 5 hari sebelumnya atau juga 48 jam setelah proses melahirkan. Dan bayi premature serta bayi usia kurang dari 14 hari yang ibunya belum pernah mengalami serangan cacar air dan dan cacar ular. Serta untuk anak-anak yang mengalami leukimia atau juga limphoma yang belum pernah mengalami varicella.

Penyakit Kulit Herpes Pada Bayi

Cara Pemesanan

Propolis Melia Nature

Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Herpes dan Penyakit Lainnya

1 Botol Propolis Melia Nature Harga Rp. 115.000 dengan Isi 6 ml/botol

Cara Pemesanan : SMS ke 0878-8896-9797, tuliskan: Pesan Propolis Melia Nature, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( Untuk Menentukan Ongkos Kirim )


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Herpes dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Kulit Herpes and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.